Warga Keluhkan Penerangan Jalan dan Begal, Respon Lurah: “Cie Curhat”

Warga Keluhkan Penerangan Jalan dan Begal, Respon Lurah: “Cie Curhat”

MEDAN, TANAMPANEN.COM — Respon tak biasa dari seorang pejabat publik di Kota Medan kembali menuai sorotan. Lurah Paya Pasir menjadi perbincangan publik setelah memberikan tanggapan yang dianggap tidak sensitif terhadap keluhan warganya mengenai penerangan jalan umum dan maraknya aksi kejahatan begal di wilayah tersebut.

Awalnya, warga menyampaikan aduan terkait kondisi jalan yang gelap pada malam hari karena minimnya lampu penerangan. Kondisi tersebut dikeluhkan lantaran sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, khususnya begal, untuk melancarkan aksinya. Namun, alih-alih memberikan solusi cepat atau langkah penanganan, Lurah Paya Pasir justru membalas aduan tersebut dengan lontaran kalimat “Cie Curhat“.

Tanggapan tersebut mendulang kritik tajam dari masyarakat yang menilai respons seorang aparat pemerintah seharusnya penuh empati dan solutif, mengingat keluhan yang disampaikan menyangkut keselamatan jiwa warga.

Baca Juga: Kritik Relevansi Pelatihan Militer pada Koperasi, Hingga Jatuh Korban Jiwa

Sampaikan Permohonan Maaf dan Ngaku Bercanda

Mengetahui tindakan tersebut memicu gelombang kritik dari publik, pihak Kelurahan Paya Pasir akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf. Lurah tersebut mengaku bahwa ucapan “Cie Curhat” yang dilontarkannya tidak bermaksud untuk meremehkan masalah keamanan warga, melainkan hanya sebatas bercanda.

Baca Juga: RIRIN Dituntut Hukuman Mati atas Kasus Pembunuhan

Kini, masyarakat berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama bagi para pejabat publik agar lebih bijak, empati, serta responsif dalam menanggapi aduan warga—terutama yang berkaitan dengan fasilitas umum dan isu kejahatan jalanan.(Red)