JAKARTA, TANAMPANEN.COM – Sebuah unggahan video yang memperlihatkan ketegangan di tengah pidato Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, mendadak tular (viral) di media sosial. Dalam potongan video tersebut, narasi yang beredar menyebutkan suasana mendadak mencekam setelah suara dering ponsel tiba-tiba berbunyi nyaring saat Kim Jong-un sedang berbicara di forum resmi.
Namun, berdasarkan penelusuran fakta, informasi dan video yang beredar luas tersebut dapat dipastikan tidak benar (hoaks) dan merupakan hasil suntingan (editan).
Baca Juga: Kesombongan Taekwondo Korea, Tumbang Dibantai Kungfu Shaolin Tiongkok
Fakta di Balik Video
Video asli yang digunakan dalam potongan viral tersebut sebenarnya merupakan rekaman resmi kegiatan kenegaraan dari kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central Television (KCTV). Dalam dokumen audiovisual aslinya, acara berjalan khidmat dan tidak pernah ada insiden suara dering telepon yang mengganggu pidato.
Suara nada dering ponsel beserta efek suara ketegangan yang ada pada video viral sengaja ditambahkan oleh pembuat konten (content creator) sebagai hiburan, meme, atau satir. Potongan video manipulasi ini kemudian disebarkan ulang tanpa konteks yang jelas hingga memicu persepsi keliru di masyarakat.
Baca Juga: Tiga Julukan Indonesia Ini di Akui Dunia, Nomor Tiga Bikin Negara Lain Ketar-ketir
Protokol Ketat Acara Resmi
Secara logika dan prosedur, insiden ponsel berdering di tengah pidato pimpinan tertinggi Korea Utara sangat tidak dimungkinkan. Setiap agenda resmi kenegaraan yang dihadiri Kim Jong-un menerapkan protokol keamanan serta pengawalan yang sangat ketat. Seluruh tamu undangan, pejabat, maupun media diwajibkan sterili dari perangkat elektronik pribadi.
Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dan kritis dalam menerima informasi di media sosial, khususnya potongan video yang dramatis atau provokatif, dengan selalu melakukan verifikasi ke sumber-sumber tepercaya sebelum membagikannya.(Red)
