KLATEN, TANAMPANEN.COM — Inisiator perakitan mobil Esemka sekaligus pemilik bengkel Kiat Motor, H. Sukiyat, secara mengejutkan menurunkan puluhan foto kebersamaannya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang selama ini terpajang di kediaman serta bengkel miliknya di Klaten, Jawa Tengah, pada awal Juni 2026.
Langkah simbolis ini dilakukan Sukiyat sebagai bentuk ungkapan rasa kecewa atas janji-janji pemerintah terkait pengembangan mobil nasional berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dinilainya tidak kunjung terealisasi.
Baca Juga: Jokowi Hadir di Istana, Megawati Pilih Peringatan HUT RI di Lenteng Agung
Awal mula hubungan Sukiyat dan Joko Widodo terbangun pada 2012. Saat Joko Widodo masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, nama Kiat Esemka mencuat ke publik melalui kolaborasi antara bengkel Kiat Motor milik Sukiyat dengan para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Proyek kendaraan rakitan lokal tersebut menjadi salah satu pendorong popularitas Joko Widodo di kancah nasional hingga menghantarkannya ke kursi kepresidenan.
Namun, dalam perkembangannya, Sukiyat menilai arah industri Esemka bergeser dari konsep awal. Pendirian pabrik otomotif PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali dianggap berjalan mandiri tanpa lagi melibatkan peran perakit awal maupun ekosistem perajin komponen lokal yang merintis dari bawah.
Baca Juga: Tim Bocor Alus Politik Tempo Temui Jokowi di Solo, Ada Apa?
Selain Esemka, Sukiyat juga sempat menggagas kendaraan pedesaan bernama Mahesa Nusantara yang ditujukan untuk mendukung kegiatan pertanian. Kendati sempat mendapatkan perhatian publik, regulasi serta kepastian produksi massal bagi kendaraan pedesaan tersebut dinilai berhenti tanpa kepastian.
Dalam keterangan yang disampaikan langsung pada rekaman video yang beredar, Sukiyat menegaskan rasa kecewanya terhadap janji-janji yang tidak kunjung terbukti.
“Saya merasa ditipu oleh Jokowi dengan janji-janji yang sampai saat ini belum terbukti,” ujar Sukiyat dalam video tersebut.
Puncaknya, pada Juni 2026, Sukiyat memutuskan untuk mencopot seluruh potret kebersamaannya dengan Joko Widodo. Sukiyat mengutarakan rasa kecewanya karena janji penguatan industri otomotif berbasis UMKM lokal yang pernah diikrarkan dinilainya tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
Hingga kini, pencopotan foto serta pernyataan tegas dari Sukiyat tersebut memicu gelombang respons publik di media sosial dan menjadi sorotan dalam diskusi perkembangan industri otomotif nasional.(Red)
