TANAMPANEN.COM – Microsoft bersiap menggulirkan fitur keamanan memory integrity di Windows 11 ke lebih banyak perangkat mulai bulan depan. Perlindungan tingkat kernel ini dirancang untuk mencegah kode atau driver berbahaya berjalan di sistem, namun Microsoft memberi peringatan bahwa fitur tersebut bisa berdampak langsung pada performa PC gaming.
Baca Juga: Nokia N9: Bukti Punya Visi Masa Depan, Tetapi Tumbang Karena Ini!
“Pembaruan kualitas Windows akan mulai mengaktifkan perlindungan memory integrity pada perangkat yang memenuhi syarat,” kata Peter Waxman, Group Program Manager di Microsoft.
“Jika belum aktif, pembaruan ini juga akan menyalakan Virtualization-based Security (VBS) untuk menyediakan kapabilitas keamanan tambahan,” tambahnya.
Baca Juga: Fasilitas Mewah Kantor Google, Bikin Karyawan Merasa Tak Sedang Ngantor
Meski fitur ini memastikan hanya driver terpercaya yang bisa berjalan, sistem kerja memory integrity memakan beban proses cukup besar pada perangkat keras tertentu. Penurunan performa mungkin tidak begitu terasa jika menggunakan CPU generasi terbaru, tetapi penurunan frame-rate (FPS) bakal terlihat di prosesor yang lebih lama.
Bagi pengguna yang sudah pernah mematikan fitur ini secara manual, Microsoft memastikan sistem tidak akan memaksa mengaktifkannya kembali.
Untuk mengecek status memory integrity pada PC Windows 11:
1. Ketik Core Isolation di kolom pencarian Windows.
2. Buka menu tersebut dan atur sakelar memory integrity ke posisi On atau Off.
Jika memilih mematikan fitur ini demi mengejar performa gaming yang lebih mulus, Microsoft menyarankan untuk mengaktifkannya kembali setelah selesai bermain.(Red)
