Heboh Insting Budi Arie, Diduga Ada Skenario Siapkan Gibran RI-1

Heboh Insting Budi Arie, Diduga Ada Skenario Siapkan Gibran RI-1

JAKARTA, TANAMPANEN.COM — Unggahan potongan video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di platform TikTok terus menuai gelombang reaksi publik. Analisis Budi Arie mengenai “insting” dinamika politik yang menyebut masa jabatan Presiden Prabowo Subianto berpotensi tidak berlangsung hingga 2029 kini memicu spekulasi liar di kalangan warganet.

Kolom komentar di berbagai platform media sosial mendadak riuh. Sejumlah netizen mengaitkan pernyataan tersebut dengan dugaan adanya skenario politik jarak jauh untuk mempersiapkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju panggung Calon Presiden (RI-1) pada Pemilu 2029 mendatang.

“Insting politik saya mengatakan situasi ini akan ada dinamika besar. Pemerintahan ini bisa saja tidak sampai 2029,” ujar Budi Arie dalam cuplikan video yang viral tersebut.

Baca Juga: Johan Budi Buka Suara: Presiden Sudah Lama Cium Ketidakberesan BGN

Spekulasi Netizen dan Pemetaan 2029

Bagi sebagian publik digital, wacana yang dilempar Budi Arie ditafsirkan bukan sekadar pandangan pribadi biasa. Banyak netizen menganggap narasi tersebut sebagai sinyal awal atau pembacaan peta kekuatan politik menuju transisi kepemimpinan nasional berikutnya.

Berbagai spekulasi pun bermunculan di media sosial. Sebagian menilai ada gerakan politik terselubung yang sedang disusun oleh kelompok pendukung tertentu (Geng Solo), sementara yang lain menganggapnya sebagai bagian dari strategi komunikasi politik untuk mengukur respons publik terhadap figur Gibran di masa depan.

Baca Juga: Diskusi Budiman Sudjatmiko Digeruduk, Mahasiswa UGM: Tolak Penghianat Reformasi

Bahkan ada yang menyebut, pernyataan Budi Arie sebagai sinyal bagi lawan politiknya agar tidak berani mengusik dirinya di Kasus Judi Online (Judol). Budi seakan menegaskan bahwa dirinya masih memiliki pengaruh.

Klarifikasi Budi Arie dan Komitmen Projo

Menanggapi liarnya interpretasi publik dan tuduhan skenario politik tertentu, Budi Arie meluruskan maksud dari pernyataannya. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya adalah bentuk kewaspadaan serta analisis terhadap potensi dinamika sosial dan politik nasional, bukan indikasi adanya perpecahan atau skenario tertentu.

Budi Arie memastikan bahwa Projo tetap tegak lurus mengawal kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hingga tuntas di tahun 2029. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah soliditas pemerintah.(Red)