TANAMPANEN.COM – Kelangkaan pasokan sering kali memicu lonjakan harga cabai rawit di pasaran. Bagi para petani maupun hobiis tanaman, momen ini merupakan peluang besar untuk memaksimalkan hasil panen.
Agar pohon cabai rawit mampu berbuah lebat, berbobot, dan tidak mudah rontok, pemilihan serta kombinasi pupuk yang tepat adalah kunci utamanya.
Berikut adalah beberapa rekomendasi pupuk terbaik yang terbukti efektif untuk melebatkan tanaman cabai rawit:
Baca Juga: Petani Menjerit, Harga Rawit Justru Turun Jelang Idul Adha
1. NPK Mutiara 16-16-16 (Nutrisi Makro Seimbang)
Pupuk majemuk ini merupakan fondasi utama dalam budidaya cabai rawit. Kandungan Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) yang seimbang sebesar 16% sangat efektif untuk mendukung pertumbuhan vegetatif sekaligus merangsang pembentukan bunga.
Kombinasi unsur Nitrat-Nitrogen yang cepat diserap dan Amonium-Nitrogen sebagai cadangan hara membuat tanaman tumbuh lebih cepat, kokoh, dan produktif.
2. GoArde Farm POC (Pupuk Organik Cair + Trichoderma)
Untuk menjaga imun tanaman dari serangan penyakit, penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) sangat disarankan. Produk seperti GoArde Farm tidak hanya mempercepat pertumbuhan buah, tetapi juga sudah dilengkapi dengan mikroorganisme pengurai dan Trichoderma.
Kandungan ini berfungsi sebagai pengendali alami untuk mencegah penyakit mematikan pada cabai, seperti busuk batang dan layu fusarium.
Baca Juga:Libur Panjang Sekolah, MBG Libur dan Harga Sayuran Turun
3. Booster Organik Penguat Bunga dan Buah
Masalah utama yang sering dihadapi saat cabai mulai berbunga adalah kerontokan akibat stres cuaca atau kekurangan hara mikro. Penggunaan pupuk booster khusus cabai sangat membantu menyeimbangkan fase generatif.
Pupuk ini berfungsi mengunci bakal buah agar tidak gampang gugur, sekaligus meningkatkan kualitas warna dan rasa pedas pada cabai rawit.
Tips Tambahan: Untuk hasil yang melimpah, aplikasikan NPK Mutiara 16-16-16 dengan metode kocor (dilarutkan dalam air) setiap 5–7 hari sekali.
Lakukan penyemprotan POC atau booster buah pada pagi atau sore hari secara berkala untuk menjaga tanaman tetap produktif di segala musim.(Red)
