Gaji Tak Sesuai: Pekerja Mogok, Kopdes Merah Putih Tutup Operasional

Gaji Tak Sesuai: Pekerja Mogok, Kopdes Merah Putih Tutup Operasional

BOJONEGORO, TANAMPANEN.COM – Sejumlah gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Bojonegoro terpaksa menutup total operasional mereka. Langkah ini diambil menyusul aksi mogok kerja massal yang dilakukan oleh para pekerja dan pengelolanya.

Aksi protes ini dipicu oleh kekecewaan mendalam para pekerja terkait besaran upah yang mereka terima. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pekerja awalnya dijanjikan akan menerima gaji bulanan sebesar Rp1,4 juta.

Namun pada realisasinya, besaran upah yang didapat jauh dari kesepakatan awal—bahkan ada pekerja yang dilaporkan hanya menerima Rp76 ribu dalam sebulan.

Baca Juga: Pesantren Maslakul Huda Pati Jadi Pionir Kemandirian Ekonomi Santri

Selain masalah pemotongan gaji yang dinilai sepihak dan tidak transparan, massa juga menuntut kejelasan terkait hak jaminan kesehatan.

Hingga aksi mogok ini berlangsung, para pekerja mengaku belum didaftarkan ke program BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan oleh pihak manajemen Kopdes Merah Putih.

Baca Juga: Kode QR BBM Subsidi Diblokir, Jangan Panik: Ini Cara Atasinya!

Akibat aksi mogok kerja ini, pelayanan Kopdes di sejumlah titik lumpuh total dan pintu gerai tampak tertutup rapat. Para pekerja menegaskan akan tetap menghentikan operasional sampai ada komitmen dan kejelasan nyata dari pihak pengelola terkait hak-hak mereka.(Red)