BEIJING, TANAMPANEN.COM — Sebuah pemandangan tidak biasa tertangkap kamera di dalam gerbong kereta bawah tanah (MRT) Beijing. Pendiri sekaligus CEO raksasa mobil listrik BYD, Wang Chuanfu, kepergok menggunakan transportasi umum untuk berangkat menuju pameran otomotif bergengsi, Beijing Auto Show.
Momen tersebut langsung viral di berbagai media sosial. Banyak netizen terkejut karena pria dengan perkiraan kekayaan mencapai 24,7 miliar dolar AS (sekitar Rp390 triliun) itu memilih berdiri di dalam gerbong bersama para penumpang biasa lainnya.
Padahal, sebagai bos dari produsen mobil listrik terbesar di dunia, Wang tentu memiliki akses mudah ke kendaraan mewah apa pun yang ia inginkan.
Demi Menghindari Kemacetan Ekstrem
Usut punya usut, keputusan Wang Chuanfu naik MRT murni didasari oleh alasan praktis: efisiensi waktu.
Lalu lintas menuju area pameran *China International Exhibition Center* selama gelaran Beijing Auto Show dikenal sangat padat dan macet total. Daripada menghabiskan waktu berjam-jam terjebak di dalam kemacetan jalan raya, Wang memilih opsi yang paling rasional agar bisa tiba di lokasi tepat waktu.
Foto-foto yang beredar memperlihatkan Wang yang mengenakan setelan jas formal, tampak santai berdiri di dalam gerbong Line 15 kereta bawah tanah Beijing bersama jajaran eksekutifnya.
Baca Juga: Saingi Innova Zenix, BYD M6 DM Hadir Pakai Teknologi Dual Mode
Dipuji karena Sederhana dan Logis
Gaya hidup Wang yang membumi sebenarnya bukan rahasia baru di kalangan industri otomotif China. Ia kerap dikenal sebagai miliarder yang tidak suka pamer dan sering terlihat makan di kantin karyawan dengan seragam pabrik yang sama.
Aksinya kali ini pun menuai beragam reaksi positif dari netizen:
• Simbol Efisiensi: Banyak yang menilai keputusan ini sangat cerdas. Di kota dengan kemacetan ekstrem seperti Beijing, waktu jauh lebih berharga daripada gengsi.
• Kampanye “Green Travel“: Sebagian netizen memuji aksi nyata sang CEO yang secara langsung mencontohkan konsep perjalanan ramah lingkungan dengan menggunakan transportasi publik.
Baca Juga: Duel SUV Listrik Tiongkok: Deepal S07 vs BYD Atto 3
Kisah ini menjadi pengingat menarik bagi publik: memiliki perusahaan mobil terbesar bukan berarti harus selalu menggunakan mobil. Terkadang, bagi seorang miliarder sekalipun, kendaraan terbaik menuju tujuan adalah transportasi umum.(Red)
