TanamPanen.com – Bagi seorang pemimpin besar yang mengubah sejarah Tiongkok, Mao Zedong memiliki sisi kehidupan personal yang sangat eksentrik, bahkan cenderung higienis secara tidak biasa. Sepanjang hidupnya, Ketua Mao kabarnya hanya mandi menggunakan air sebanyak tiga kali.
Bukan karena tidak peduli dengan kebersihan, melainkan karena ia memiliki filosofi dan ritual pembersihan diri yang berbeda dari orang awam.
Baca Juga: Menguak Misteri As-Safil: Dimensi Ketujuh di Dasar Bumi
Ritual “Mandi” ala Ketua Mao
Alih-alih berendam atau guyuran air di kamar mandi, Mao Zedong lebih memilih metode berikut untuk menjaga tubuhnya:
* Seka Handuk Panas: Setiap hari, para pengawal pribadinya bertugas menyeka seluruh tubuh Mao dengan handuk yang telah direndam air panas. Bagi Mao, ini sudah lebih dari cukup untuk menyegarkan diri.
* Berenang sebagai Pengganti Mandi: Mao sangat gemar berenang, terutama di Sungai Yangtze. Ia menganggap aktivitas berenang di sungai atau kolam besar sudah otomatis membersihkan tubuhnya dari kotoran.
Mao Zedong
— X Post May 30, 2026
* Menolak Sikat Gigi: Mao juga menolak menggunakan sikat gigi. Sebagai gantinya, ia hanya berkumur dengan teh hijau dan mengunyah daun teh. Kebiasaan ini membuat giginya dilaporkan berwarna kehijauan, namun ia dengan santai berargumen: “Apakah macan pernah menyikat gigi mereka?“
Baca Juga: Buah Kecubung: Kenapa Disebut Terompet Iblis? Ini Sejarahnya!
Dampak dan Pandangan Orang Sekitar
Gaya hidup unik ini tentu meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang di dekatnya. Dokter pribadi Mao, Li Zhisui, dalam memorisnya mencatat bahwa bau badan sang pemimipin sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi orang yang belum terbiasa.
Namun, di mata para pengikut dan rakyatnya kala itu, kebiasaan eksentrik ini justru dianggap sebagai bukti bahwa Mao adalah sosok pria revolusioner sejati yang melepaskan diri dari kenyamanan borjuis dan sepenuhnya menyatu dengan alam.(Ren)
