Tangis Nadya: Gagal di OSN Karena Listrik Padam Saat Kompetisi Berlangsung

Tangis Nadya: Gagal di OSN Karena Listrik Padam Saat Kompetisi Berlangsung

SUKABUMI, TanamPanen.com — Tangis Nadya Putrinda Paramitha pecah. Siswi SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi itu gagal menyelesaikan ujian Olimpiade Sains Nasional (OSN) pada Senin (8/6/2026) akibat aliran listrik sekolah yang tiba-tiba padam di tengah kompetisi.

Kejadian ini memicu gelombang simpati sekaligus kecaman keras dari masyarakat. Publik menilai peristiwa ini sebagai bukti nyata bahwa digitalisasi pendidikan di Indonesia belum diimbangi dengan kesiapan infrastruktur yang merata.

Kronologi Kejadian di Ruang Ujian

Nadya yang menjadi salah satu perwakilan sekolahan dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini awalnya mengerjakan soal dengan fokus. Namun, di tengah jalannya ujian, pemadaman listrik secara mendadak mematikan perangkat komputer dan memutus koneksi ujian online yang sedang diikutinya.

Guru sekaligus pengawas OSN di SDN Gandasoli, Isop Sopiah, yang berada di lokasi kejadian langsung berusaha menenangkan Nadya. Namun, rasa kecewa yang teramat besar membuat tangis siswi SD tersebut pecah di dalam ruangan. Persiapan matang yang dilakukan berbulan-bulan hilang begitu saja karena kendala teknis di luar kendali pihak sekolah.

Baca Juga: Anak NTT Jalan Kaki ke Sekolah Sejauh 8KM, MBG Jalan ke Perut Pejabat

Desakan Netizen: Perlu di-Up Agar Pemerintah Tahu

Pasca-viralnya video tangisan Nadya, gelombang simpati dan kecaman dari netizen terus mengalir deras. Banyak pihak menilai kejadian ini sangat miris dan menjadi tamparan keras bagi program digitalisasi pendidikan di Indonesia yang dinilai belum siap secara infrastruktur di tingkat daerah.

Masyarakat mendesak agar kasus ini terus dikawal hingga mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta pihak PLN.

“Ini potret nyata ketimpangan fasilitas. Anak sudah berjuang keras, tapi digagalkan oleh sistem dan infrastruktur yang buruk. Pemerintah dan panitia OSN wajib memberikan keadilan,” tulis salah satu komentar netizen yang geram.

Baca Juga: Gempa Dahsyat 7,8 Guncang Filipina, Bangunan Ambruk Seketika

Publik Menuntut Solusi dan Ujian Susulan

Kasus ini memicu desakan publik yang menuntut adanya tindakan nyata dari pemangku kebijakan:

>>> Hak Ujian Susulan: Puspresnas selaku penyelenggara OSN didesak memberikan diskresi atau jadwal ujian susulan bagi Nadya dan siswa lain yang mengalami kendala teknis serupa, agar hak berkompetisi mereka tidak hangus.

>>> Evaluasi Koordinasi PLN & Dinas Pendidikan: Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran mahal agar ke depannya ada jaminan tertulis dari PLN untuk menjaga pasokan listrik tetap aman selama agenda ujian nasional maupun kompetisi daring berlangsung.

Hingga saat ini, publik masih menunggu respons resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi maupun panitia pusat OSN 2026 terkait nasib kelanjutan ujian Nadya. Jangan sampai bakat dan motivasi anak bangsa padam hanya karena masalah aliran listrik yang tidak stabil.(Red)