Ini Motif Pelaku Pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat di Bangkalan

Ini Motif Pelaku Pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat di Bangkalan

BANGKALAN, TANAMPANEN.COM – Misteri kasus kematian tragis Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, akhirnya menemui titik terang setelah kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku.

Pria paruh baya berinisial E, yang wajahnya sempat terekam kamera dan identik dengan pria berkacamata, dikabarkan telah diamankan oleh petugas di wilayah Sidoarjo.

Penangkapan ini sekaligus meluruskan kabar burung yang sempat beredar; pelaku bukanlah suami sah korban, melainkan seorang pria wiraswasta asal luar Jawa yang berdomisili di Malang.

Baca Juga: Kasus Kematian Dr. Icha: Polisi Didesak Tuntaskan Pengusutan Pidana dan Etik

Motif Asmara dan Dugaan Love Scamming

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan petunjuk yang dihimpun oleh pihak kepolisian serta kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, motif utama di balik aksi keji ini diduga kuat dilatarbelakangi oleh hubungan asmara terlarang dan pemanfaatan materi atau love scamming.

Pelaku E diduga sengaja mendekati korban untuk memanfaatkan posisinya secara finansial dengan kedok hubungan kedekatan. Hubungan tersembunyi ini diduga memicu konflik personal yang berujung pada tindakan pembunuhan sadis di dalam mobil dinas milik korban.

Baca Juga: Ibu Tiri dan Ayah Kandung Jadi Tersangka Kasus Kematian Nizam

Petunjuk Krusial di TKP

Penyelidikan polisi sempat menemui titik terang setelah memeriksa mobil dinas Toyota Innova tempat jasad korban ditemukan. Di dalam mobil tersebut, petugas menemukan sepasang sandal hotel berwarna merah maroon.

Sandal tersebut menjadi bukti krusial karena identik dengan sandal yang dipakai oleh E dalam dokumentasi pribadi saat mereka berdua menghabiskan waktu bersama di kawasan Alun-Alun Kota Batu, sebelum akhirnya korban dinyatakan hilang kontak.

Jejak pelaku juga semakin diperkuat oleh rekaman CCTV Bandara Juanda yang memperlihatkan E sedang mengemudikan mobil dinas korban sendirian.

Baca Juga: Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ditahan atas Kasus Ijazah Jokowi

Status Hubungan Korban

Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa korban sebenarnya masih memiliki suami sah. Namun, saat peristiwa terjadi, sang suami sedang dalam kondisi sakit diabetes dan tinggal di rumah yang berbeda untuk menjalani perawatan medis.

Korban bahkan diketahui masih sempat berkomunikasi dengan suami sahnya pada Sabtu pagi sebelum akhirnya dinyatakan hilang.

Saat ini, publik masih menunggu rilis resmi dari pihak Polresta Sidoarjo dan Polres Bangkalan untuk mengungkap secara detail kronologi eksekusi serta pasal berlapis yang akan disangkakan kepada pelaku E.(Red)