Hedy Lamarr: Dari Artis Hollywood hingga Jadi Penemu di Bidang Teknologi

Hedy Lamarr: Dari Artis Hollywood hingga Jadi Penemu di Bidang Teknologi

TANAMPANEN.COM – Nama Hedy Lamarr belakangan kembali menjadi perbincangan di media sosial. Banyak unggahan yang menyebut aktris Hollywood tersebut sebagai penemu WiFi, Bluetooth, hingga GPS. Klaim itu pun memicu rasa penasaran publik mengenai sosok wanita yang dikenal sebagai bintang film era 1940-an tersebut.
Hedy Lamarr lahir di Wina, Austria, pada 9 November 1914, dari keluarga keturunan Yahudi.

Ia mengawali karier sebagai aktris di Eropa sebelum namanya mendunia setelah hijrah ke Hollywood. Berkat paras cantik dan kemampuan aktingnya, Lamarr menjadi salah satu bintang papan atas pada masanya dan dijuluki sebagai simbol seks (sex symbol) Hollywood.

Sebelum berkarier di Amerika Serikat, Hedy Lamarr sempat membintangi film Ecstasy pada 1933. Film tersebut menuai kontroversi karena menampilkan adegan yang dianggap berani pada zamannya. Meski demikian, sepanjang kariernya di Hollywood, Lamarr lebih dikenal sebagai aktris film drama, petualangan, dan romantis, bukan sebagai bintang film dewasa.

Baca Juga: Benarkah di Alaska Ada Ikan Misterius Berkepala Manusia? Ini Faktanya!

Di balik gemerlap dunia hiburan, Hedy Lamarr ternyata memiliki ketertarikan besar terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Bersama komposer George Antheil, ia mengembangkan sistem komunikasi menggunakan teknik frequency-hopping spread spectrum (FHSS).

Temuan itu dipatenkan pada 1942 dan awalnya dirancang untuk membantu mengendalikan torpedo agar tidak mudah disadap atau diganggu musuh selama Perang Dunia II.

Baca Juga: Bola Besi Misterius Jatuh di Kolombia, Bergetar Saat Dibacakan Mantra Kuno?

Meski teknologi tersebut belum dimanfaatkan secara luas pada saat itu, konsep frequency hopping kemudian menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan teknologi komunikasi nirkabel modern.

Karena itulah, Hedy Lamarr sering dikaitkan dengan teknologi WiFi, Bluetooth, dan GPS. Namun, penting untuk dipahami bahwa ia bukan penemu langsung dari ketiga teknologi tersebut. WiFi, Bluetooth, dan GPS dikembangkan oleh banyak ilmuwan dan insinyur selama beberapa dekade.

Kontribusi Hedy Lamarr terletak pada konsep dasar komunikasi spread spectrum, yang kemudian menjadi salah satu teknologi pendukung bagi sistem komunikasi nirkabel modern, termasuk Bluetooth dan berbagai teknologi komunikasi lainnya.

Atas jasanya di bidang teknologi, Hedy Lamarr menerima berbagai penghargaan di penghujung hidupnya. Kini, ia dikenang bukan hanya sebagai salah satu aktris paling terkenal di Hollywood, tetapi juga sebagai sosok inovatif yang memberikan kontribusi penting bagi perkembangan teknologi komunikasi dunia.

Kisah Hedy Lamarr menjadi bukti bahwa seseorang dapat memberikan pengaruh besar di lebih dari satu bidang. Di balik citranya sebagai bintang layar lebar, ia juga meninggalkan warisan ilmiah yang masih dirasakan manfaatnya hingga saat ini.(Red)