BANDA ACEH , TANAMPANEN.COM — Sebuah video yang memperlihatkan aksi penurunan Bendera Merah Putih dan pengibaran bendera Bulan Bintang di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria memanjat tiang bendera di area Pendopo Gubernur Aceh. Ia kemudian menurunkan Bendera Merah Putih yang sebelumnya berkibar di tiang tersebut.
Setelah Bendera Merah Putih diturunkan, pria tersebut terlihat menaikkan bendera Bulan Bintang ke tiang yang sama.
Rekaman itu memperlihatkan aksi tersebut berlangsung di tengah suasana terbuka dengan sejumlah orang berada di sekitar lokasi. Video yang beredar di TikTok tersebut telah mendapat ribuan tanda suka dan komentar.
Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Damai Aceh yang diperingati setiap 15 Agustus. Namun, berdasarkan video yang beredar, belum dapat dipastikan identitas pria yang melakukan aksi tersebut maupun siapa yang memberikan instruksi untuk menurunkan Bendera Merah Putih dan menaikkan bendera Bulan Bintang.
Baca Juga: Sumatera Kembali Gelap: Pemadaman Listrik Massal Picu Amarah Netizen
Persoalan bendera Bulan Bintang sendiri telah lama menjadi isu sensitif di Aceh. Bendera tersebut tercantum dalam Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, tetapi penggunaannya masih menjadi persoalan antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.
Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga pernah meminta masyarakat bersabar terkait pengibaran bendera Bulan Bintang. Dalam pernyataannya pada Agustus 2025, Mualem mengatakan persoalan tersebut masih perlu diselesaikan dan mengajak masyarakat menjaga perdamaian Aceh.
Baca Juga: Demo Lagi, Sejumlah Aliansi Mahasiswa Unjuk Rasa di DPR dan Monas
Dengan demikian, video yang beredar menunjukkan secara visual adanya aksi penggantian Bendera Merah Putih dengan bendera Bulan Bintang di Pendopo Gubernur Aceh. Adapun pihak yang bertanggung jawab, tujuan aksi, serta apakah tindakan tersebut mendapat instruksi atau tidak dari pihak tertentu masih memerlukan keterangan resmi dari pihak terkait.
Perkembangan mengenai peristiwa tersebut masih perlu menunggu penjelasan dari Pemerintah Aceh maupun aparat keamanan.(Red)
