Semarang, Tanampanen.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) membantah tegas isu yang mengaitkan keterlibatan NU dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan dugaan penerimaan imbalan atau fee oleh oknum kader.
Gus Yahya menegaskan bahwa seluruh langkah dan keterlibatan lembaga yang dipimpinnya murni dilandasi oleh semangat pengabdian serta maslahat bagi masyarakat luas.
“Wallahi, Wallahi, tidak ada seperti itu,” tegas Gus Yahya saat memberikan klarifikasi terkait isu miring yang beredar.
Baca Juga: Said Aqil Pastikan Tak Maju Caketum PBNU, Ini Peta Figur Potensial Penggantinya!
Ia menjelaskan bahwa PBNU sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan berfokus pada dorongan peningkatan kesejahteraan umat, tanpa menjadikan program kerakyatan pemerintah sebagai ajang mencari keuntungan finansial.
Isu keterlibatan organisasi masyarakat dalam pelaksanaan program MBG sempat memicu perdebatan di media sosial.
Baca Juga: Said Aqil Pastikan Tak Maju Caketum PBNU, Ini Peta Figur Potensial Penggantinya!
Sejumlah netizen menyampaikan beragam komentar dan sorotan terkait transparansi pelaksanaan program serta independensi lembaga keagamaan. Menanggapi dinamika tersebut, PBNU memastikan komitmen integritas dan tata kelola organisasi tetap terjaga dalam setiap langkah kemitraan publik.(Red)
