Ribuan Massa Gelar Aksi Demonstrasi di Gambir, Tuntut Cabut Mandat Prabowo

Ribuan Massa Gelar Aksi Demonstrasi di Gambir, Tuntut Cabut Mandat Prabowo

JAKARTA, TanamPanen.com — Kawasan Gambir, khususnya di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dipadati oleh ribuan pengunjuk rasa pada Kamis (4/6). Massa yang tergabung dalam aliansi Aksi Nasional Cabut Mandat Prabowo Subianto bersama elemen dari LBH Harimau Raya menggelar aksi demonstrasi besar-besaran guna menyampaikan kritik tajam terhadap jalannya roda pemerintahan saat ini.

Sejak pukul 10.00 WIB, arus massa mulai membanjiri lokasi dengan membawa berbagai atribut, spanduk, dan bendera tuntutan. Kehadiran ribuan demonstran ini langsung melumpuhkan sebagian jalur lalu lintas di pusat ibu kota, sehingga pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat terpaksa melakukan pengalihan arus dan mengimbau para pengendara untuk menghindari kawasan Medan Merdeka Selatan.

Dalam orasinya, para pimpinan aksi secara bergantian menyuarakan akumulasi kekecewaan masyarakat. Frasa “Cabut Mandat” yang diusung menjadi simbol mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:;Naniek S Deyang Jadi Kepala BGN, Ini Kiprah dan Loyalitasnya ke Prabowo!

Massa menilai sejumlah kebijakan yang diambil pemerintah pusat saat ini—terutama di sektor ekonomi, penegakan hukum, dan penyelesaian konflik agraria—belum berpihak pada rakyat kecil.

Keterlibatan aktif lembaga bantuan hukum dalam aksi ini juga mempertegas adanya tuntutan terkait keadilan sosial dan perlindungan hak-hak masyarakat marjinal yang dianggap kian terpinggirkan oleh kebijakan strategis pemerintah.

Meski sempat memicu ketegangan dan kemacetan panjang di sekitar area Gambir, jalannya aksi unjuk rasa secara umum berlangsung tertib dan di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.

Baca Juga: Sosok Dadan Hindayana, Eks Kepala BGN yang Dipecat Prabowo

Hingga sore hari, massa perlahan membubarkan diri secara teratur, namun mereka menegaskan akan terus mengawal isu ini jika tuntutan mereka tidak segera direspons oleh pihak istana.(Red)