Obsesi Jaga Kesehatan, Bryan Johnson Malah Kena Penyakit Autoimun Baru

Obsesi Jaga Kesehatan, Bryan Johnson Malah Kena Penyakit Autoimun Baru

JAKARTA, TANAMPANEN.COM – Miliarder teknologi asal Amerika Serikat, Bryan Johnson, mengungkap kabar mengejutkan di tengah obsesinya memperlambat proses penuaan melalui proyek Blueprint. Pria berusia 48 tahun itu mengaku baru didiagnosis mengidap Autoimmune Gastritis (AIG), penyakit autoimun langka yang menyerang lambung.

Pengakuan tersebut disampaikan Johnson melalui akun X miliknya. Ia menyebut sistem kekebalan tubuhnya justru menyerang jaringan lambung sendiri.

“Saya mengidap penyakit autoimun. Lambung saya sedang memakan dirinya sendiri,” tulis Johnson.

Baca Juga: Dexamethasone: Obat Mujarab Bak Dewa Sakti Tapi Efek Samping Mematikan

Menurutnya, Autoimmune Gastritis merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada lambung. Kondisi tersebut berpotensi memicu kekurangan nutrisi, anemia akibat defisiensi vitamin B12 dan zat besi, hingga meningkatkan risiko kanker lambung apabila tidak terdeteksi sejak dini.

Yang menarik, penyakit itu baru diketahui meski Johnson selama bertahun-tahun dikenal menjalani pemantauan kesehatan yang sangat ketat. Pendiri proyek anti-penuaan Blueprint tersebut rutin melakukan tes darah, pemantauan biomarker, hingga berbagai pemeriksaan medis demi menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

Diagnosis baru terungkap setelah dokter melakukan pemeriksaan endoskopi disertai biopsi lambung. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tanda-tanda awal atrofi pada sel-sel penghasil asam lambung, sementara bagian lambung lainnya masih belum mengalami kerusakan.

“Saya baru mengetahuinya pada Mei. Saya juga tidak tahu sejak kapan penyakit ini ada,” ujar Johnson.

Baca Juga: Bedah Potensi Raksasa: Kunci Emas Indonesia Menuju Level Macan Asia

Meski demikian, Johnson menjelaskan bahwa ini bukan penyakit autoimun pertama yang dideritanya. Ia mengungkap telah didiagnosis hipotiroid autoimun sejak berusia 21 tahun. Sementara Autoimmune Gastritis merupakan penyakit autoimun lain yang baru terdeteksi melalui pemeriksaan biopsi pada tahun ini.

Autoimmune Gastritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang lapisan lambung. Akibatnya, produksi asam lambung dan intrinsic factor—protein yang berperan penting dalam penyerapan vitamin B12—menjadi terganggu.

Karena sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, banyak penderita baru mengetahui penyakit tersebut setelah mengalami komplikasi seperti anemia, kekurangan zat besi, defisiensi vitamin B12, hingga meningkatnya risiko kanker lambung.

Kasus Bryan Johnson menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa bahkan dengan pemantauan kesehatan yang sangat intensif, penyakit tertentu tetap dapat luput terdeteksi. Dalam kasusnya, Autoimmune Gastritis baru dipastikan setelah pemeriksaan endoskopi dan biopsi, bukan melalui tes kesehatan rutin yang selama ini dijalaninya.(Red)