TanamPanen.com – Bagi seorang mukmin, keimanan terhadap hal gaib adalah fondasi utama. Ketika sains modern memiliki keterbatasan dan hanya mampu meneliti struktur bumi secara fisik melalui alat indra manusia, wahyu Ilahi telah memberikan petunjuk tentang adanya dimensi lain di bawah kaki kita yang tidak terjangkau oleh teknologi apa pun.
Legitimasi mutlak mengenai adanya 7 lapis bumi ini ditegaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi…” (QS. Ath-Thalaq: 12).
Untuk merinci apa saja nama dan isi dari tiap lapisan tersebut, para ulama klasik dalam kitab-kitab turats (seperti Daqaiqul Akhbar atau Bad’ul Khalq) mengumpulkan riwayat (atsar) para sahabat. Berikut adalah nama-nama 7 lapisan bumi beserta dimensi penghuninya yang jarang diketahui:
1. Adim (Adiiman): Artinya permukaan atau kulit. Lapisan teratas ini adalah tempat tinggal manusia, hewan, tumbuhan, serta bangsa jin yang hidup berdampingan di dimensinya masing-masing. Nama Nabi Adam AS juga diambil dari kata Adim, karena jasad beliau diciptakan dari tanah lapisan ini.
2. Basitah (Basiithah): Artinya yang terhampar. Dalam literatur klasik, dimensi ini merupakan tempat bernaungnya bangsa jin purba (seperti Uman atau Hinn) yang menguasai bumi jauh sebelum Nabi Adam AS diciptakan.
Baca Juga: QS. Al-Maidah: 48: Bukti Islam Tegas Soal Konsep Toleransi dan Keberagaman
3. Tsaqil (Tsaqiilan): Artinya yang berat. Dimensi ketiga ini dihuni oleh kelompok jin dengan karakteristik dan rupa yang berbeda, serta menjadi tempat berembusnya angin penyiksa bagi makhluk yang membangkang.
4. Bathih (Baathiihan): Artinya tempat aliran atau lembah. Di lapisan keempat ini, terdapat dimensi tersembunyi yang digambarkan berisi uap-uap panas serta makhluk-makhluk berwujud mengerikan seperti ular dan kalajengking alam bawah.
5. Hayyin (Hayyiinan): Artinya yang tenang/rendah. Lapisan kelima ini dalam beberapa riwayat berisi batu-batu belerang yang disiapkan sebagai bahan bakar untuk urusan akhirat.
Baca Juga: Ilmuwan Ini Temukan Teori Nyawa Manusia Pindah ke Dimensi Lain Setelah Meninggal
6. Masikah (Maasiikan): Artinya yang menahan atau mengikat. Di dimensi keenam inilah terdapat tempat bernama Sijjin, yaitu tempat penahanan buku catatan amal buruk sekaligus penjara bagi ruh-ruh manusia yang durhaka kepada Penciptanya.
7. As-Safil (As-Saafiilan): Artinya yang paling rendah atau dasar. Ini adalah dimensi terdalam yang menjadi pusat bagi Iblis dan bala tentara utamanya, sekaligus berbatasan langsung dengan dasar neraka.
Melalui nama-nama ini, kita diajak untuk menyadari betapa terbatasnya akal dan teknologi manusia. Apa yang dianggap tidak masuk akal oleh sains, justru menjadi bukti nyata bahwa ada kehidupan dan dimensi lain yang sepenuhnya berada di bawah kendali Allah SWT. (Ren)
