Fenomena Lazarus Sign: Mayat Bergerak Sendiri, Bukan Mistis!

Fenomena Lazarus Sign: Mayat Bergerak Sendiri, Bukan Mistis!

TanamPanen.com – Pernahkah Anda mendengar cerita tentang jenazah yang tiba-tiba bergerak, bersedekap, atau bahkan mengangkat tangan seperti hendak duduk? Di masyarakat, kejadian ini sering kali dikaitkan dengan hal mistis, ilmu hitam, atau mati suri. Namun, dalam dunia medis, fenomena nyata ini disebut sebagai Lazarus Sign atau Tanda Lazarus.

Bagaimana Gerakannya?

Gerakan ini biasanya terjadi beberapa menit setelah alat bantu napas (ventilator) dilepas dari pasien yang telah dinyatakan mati otak.

Polanya sangat khas dan dramatis:
1. Kedua lengan tiba-tiba terangkat dan menekuk di dada (seperti posisi berdoa atau bersedekap).
2. Jari-jari tangan kadang ikut mengepal.
3. Setelah beberapa detik, lengan akan jatuh kembali ke posisi semula.

Baca Juga: Perjalanan Robin Banks: Dari Kisah Nyata Jadi Legenda Fiktif

Penjelasan Medis: Mengapa Bisa Bergerak?

Sains menegaskan bahwa fenomena ini murni masalah biologis, bukan karena roh kembali ke jasad.

* Kerja Sumsum Tulang Belakang: Saat seseorang dinyatakan mati otak, otak besar dan batang otaknya sudah berhenti berfungsi total. Namun, sel-sel saraf di sumsum tulang belakang (medulla spinalis) masih menyimpan sisa aktivitas listrik.

* Pemicu Refleks: Ketika ventilator dimatikan, kadar oksigen di dalam tubuh drop drastis. Kondisi ekstrem ini memicu refleks spontan dari sumsum tulang belakang tanpa perintah dari otak—mirip seperti kaki yang menendang otomatis saat lutut Anda diketuk dokter.

Baca Juga: Idul Adha Kompak, Idul Fitri Berbeda, Begini Penjelasannya!

Kesimpulan

Nama “Lazarus” diambil dari kisah kuno tentang seseorang yang bangkit dari kematian, karena efek gerakannya yang memang sangat mengejutkan bagi siapa saja yang melihatnya.

Namun secara medis, pasien yang mengalami *Lazarus Sign* dipastikan tidak merasakan sakit dan tidak sadar, karena otak mereka telah mati secara permanen. Ini hanyalah “sisa baterai” terakhir dari sistem saraf tubuh manusia. Jadi, ini murni sains, bukan mistis. (Ren)