JAKARTA – Kopi Robusta asal Indonesia kembali dibidik oleh industri kopi olahan di Thailand. Dalam pertemuan virtual pelaku ekspor pada Minggu (3/5),
Ketua Asosiasi Eksportir Kopi, Hendra Gunawan, menegaskan bahwa peluang pasar sangat terbuka lebar asalkan kualitas pasca-panen terjaga.
Baca Juga: Petani Kaget, Harga Sawit Turun Drastis
“Thailand butuh volume besar untuk industri instant coffee mereka. Namun, mereka sangat ketat soal kadar air maksimal 12 persen. Kami sedang mendorong para pengumpul di daerah untuk lebih disiplin dalam proses penjemuran agar tidak ada penolakan saat pemeriksaan di pelabuhan,” tegas Hendra.
Baca Juga: Ekspor Pupuk ke Australia Lancar, Petani Lokal Menjerit Terpangkas Kuota Subsidi
Potensi Robusta Gayo sangat tinggi, didukung oleh luas kebun mencapai 22.276 hektar dan karakteristik unik dari dataran tinggi Aceh, menghasilkan profil rasa istimewa dengan body tebal (bold), acidity rendah, serta aroma dark chocolate dan nutty yang manis. Meskipun kalah populer dari Arabika, Robusta Gayo, terutama yang diproses Natural dari Arul Kumer, memiliki pasar kuat sebagai fine robusta premium.(red)
