TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia, Tapi Streaming Tetap Bayar, Ini Penjelasannya!

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia, Tapi Streaming Tetap Bayar, Ini Penjelasannya!

JAKARTA, TANAMPANEN.COM – Kabar gembira datang bagi para pencinta sepak bola di tanah air. Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) resmi mengumumkan bahwa mereka telah mengamankan hak siar tayangan Piala Dunia untuk wilayah Indonesia. Langkah ini memastikan masyarakat bisa menikmati pesta bola terbesar di dunia tersebut secara cuma-cuma.

Namun, pengumuman ini sempat memicu kebingungan di kalangan netizen. Pasalnya, saat masyarakat mencoba mengakses tayangan tersebut melalui platform streaming atau aplikasi di ponsel dan laptop, mereka tetap diarahkan untuk membeli paket berlangganan.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut adalah penjelasan lengkap di balik regulasi hak siar Piala Dunia TVRI yang perlu Anda ketahui.

Perbedaan Hak Siar FTA dan OTT (Streaming)

Faktor utama yang mendasari perbedaan ini adalah regulasi dari FIFA yang memecah lisensi penyiaran menjadi beberapa kategori terpisah. FIFA tidak menjual hak siar sebagai satu paket mutlak untuk semua jenis perangkat.

• Free-to-Air (FTA): Ini adalah kategori hak siar yang dibeli oleh TVRI. Kategori ini mencakup penyiaran lewat sinyal antena terestrial (TV digital/analog menggunakan STB). Melalui jalur ini, TVRI menyiarkannya secara gratis sebagai bentuk pelayanan publik ke seluruh pelosok negeri.

• Over-the-Top (OTT) / Internet Streaming: Ini adalah hak penyiaran khusus melalui jaringan internet, seperti aplikasi ponsel, situs web, atau Smart TV. Hak siar kategori ini memiliki nilai komersial terpisah dan dikelola oleh pihak ketiga.

Baca Juga: Bukti Perdamaian di Piala Dunia: Anak AS Gandeng Pemain Timnas Iran

Masalah Hak Geoblocking (Pembatasan Wilayah)

Alasan lain mengapa TVRI tidak bisa menyiarkan Piala Dunia secara gratis di situs web resminya adalah aturan ketat mengenai geoblocking.

Jika TVRI membuka siaran Piala Dunia secara bebas di internet tanpa sistem enkripsi dan pembatasan yang ketat, siaran tersebut berpotensi bocor dan bisa diakses oleh penonton dari luar wilayah hukum Indonesia. Hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap kontrak legal dengan FIFA yang dapat berujung pada sanksi pencabutan hak siar.

Kolaborasi dengan Mitra Streaming Resmi

Untuk mengelola jalur internet yang aman dan legal, hak siar kategori OTT di Indonesia dikerjasamakan dengan platform digital komersial yang memiliki infrastruktur memadai, seperti platform MAXStream dan Fola Play.

Biaya paket berlangganan yang diterapkan oleh platform-platform tersebut digunakan untuk menutup nilai investasi lisensi internet yang tinggi, sekaligus menjaga kualitas server agar tetap stabil saat menampung lonjakan jutaan penonton secara bersamaan.

Baca Juga: YouTuber Brasil Ini Beli Hak Siar Piala Dunia, Siarkan Secara Gratis

Cara Menonton Piala Dunia 100% Gratis

Bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan tanpa mengeluarkan biaya tambahan, caranya sangat mudah. Anda hanya perlu menyaksikan siaran langsung menggunakan TV Digital atau TV Analog yang dilengkapi dengan Set Top Box (STB) melalui antena UHF biasa.

Pastikan televisi Anda telah menangkap sinyal digital dari kanal TVRI Nasional atau TVRI Sport. Dengan metode ini, seluruh pertandingan yang masuk dalam paket hak siar TVRI dapat dinikmati secara gratis dengan kualitas gambar yang jernih.(Red)