TanamPanen.com – Pasokan bumbu dapur di sejumlah pasar tradisional dilaporkan mulai mengalami gangguan, memicu lonjakan harga yang signifikan. Salah satu bumbu yang paling terdampak adalah Sereh, yang kini harganya merangkak naik akibat kelangkaan barang di tingkat produsen.
Dari pantauan lapangan, harga sereh di tingkat grosir saat ini telah menyentuh angka Rp. 10.000 per kilogram. Kenaikan di tingkat hulu ini diprediksi akan berdampak langsung pada harga eceran, dengan perkiraan menembus angka Rp. 15.000 per kilogram atau lebih dalam waktu dekat.
Baca Juga: Faktor Alam dan Produksi Picu Kenaikan Harga Cabai?
Sereh lokal berkualitas, kini semakin sulit didapatkan dalam jumlah besar oleh para pedagang.
“Barangnya memang susah dicari sekarang,” keluh seorang pedagang pasar. “Selain harganya mahal, kualitas barang yang ada juga tidak menentu,” keluh pedagang lain.
Baca Juga: Petani Menjerit, Harga Rawit Justru Turun Jelang Idul Adha
Masalah logistik dan kemungkinan cuaca buruk di daerah penghasil diyakini menjadi pemicu kelangkaan ini. Kenaikan harga sereh diperkirakan akan terus berlangsung sampai pasokan kembali normal.(Ren)
