TanamPanen.com – Pasar mobil listrik (EV) di Indonesia semakin panas dengan kedatangan para raksasa otomotif asal Tiongkok. Di satu sisi, BYD Atto 3 sudah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu EV kelas menengah paling populer dan terlaris. Di sisi lain, Deepal S07 (dibawah bendera Changan) datang sebagai menantang baru yang membawa spesifikasi menggoda dan teknologi hasil kolaborasi dengan Huawei.
Bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang untuk meminang salah satu dari SUV listrik ini, berikut adalah komparasi mendalam sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.
Performa & Sensasi Berkendara: RWD vs FWD
Perbedaan paling mendasar yang akan langsung terasa oleh pengemudi adalah sistem penggeraknya.
Deepal S07 (RWD): Menggunakan penggerak roda belakang. Karakter ini memberikan sensasi berkendara yang lebih sporty dan premium. Saat berakselerasi atau menanjak, bobot mobil berpindah ke belakang sehingga traksi ban menjadi lebih maksimal. Angka tenaga dan torsinya juga sedikit lebih unggul.
Baca Juga: Perjalanan CEO Hyundai: Anak Petani yang Sukses Skala Global
BYD Atto 3 (FWD): Menggunakan penggerak roda depan. Karakteristiknya sangat instan dan efisien untuk penggunaan harian di dalam kota. Penyaluran tenaganya terasa responsif, meski pada beberapa kondisi akselerasi mendadak (kickdown), roda depan terkadang mengalami gejala spin kecil karena torsi listrik yang melimpah.
Jarak Tempuh & Baterai: Siapa Rajanya?
Urusan daya jelajah menjadi poin krusial bagi calon pemilik EV.
Deepal S07 unggul telak dalam kapasitas baterai yang menyentuh hampir 80 kWh. Dengan klaim jarak tempuh mencapai 560 km, mobil ini menawarkan ketenangan lebih (range anxiety free) bagi Anda yang gemar melakukan perjalanan antar kota atau road trip jarak jauh.
BYD Atto 3 membawa senjata andalannya: BYD Blade Battery (LFP). Meski kapasitasnya lebih kecil (60,48 kWh) dengan jarak tempuh 480 km, teknologi baterai ini adalah salah satu yang paling aman, tahan lama, dan paling teruji secara global di industri EV saat ini.
Baca Juga: Bos Honda Akui Tak Mampu Lawan Teknologi China
Desain & Akomodasi Kabin
Dua mobil ini membawa filosofi desain interior yang bertolak belakang.
Deepal S07: Mengusung konsep Coupe-SUV dengan pintu tanpa bingkai (frameless) yang sangat seksi. Interiornya minimalis mewah layaknya mobil premium Eropa. Hampir tidak ada tombol fisik, karena semua diatur lewat layar sentuh 15,6 inci yang canggih (bisa menoleh otomatis ke arah pengemudi/penumpang).
Berkat dimensi yang lebih panjang, ruang kaki belakang dan bagasi jauh lebih lapang, ditambah adanya frunk (bagasi depan) sebesar 125 liter untuk menyimpan barang ekstra.
BYD Atto 3: Tampil dengan ukuran yang lebih kompak, membuatnya sangat lincah untuk selap-selip di kemacetan kota besar dan mudah saat parkir. Interiornya sangat unik dan quirky dengan tema instrumen olahraga dan musik (ada detail tali senar gitar di panel pintu yang fungsional). Layar tengahnya yang berukuran 15,6 inci juga ikonik karena bisa diputar secara elektrik dari mode landscape ke portrait.
Baca Juga: Belajar dari Symbian: Akankah HarmonyOS Huawei Bakal Kalahkan Dominasi Android?
Kesimpulan: Pilih yang Mana?
Menentukan pemenang dari duel ini sangat bergantung pada kebutuhan personal Anda:
Pilihlah Deepal S07 jika: Anda mengutamakan akomodasi kabin yang super lega untuk keluarga, sering bepergian luar kota sehingga butuh jarak tempuh di atas 500 km, menyukai karakter berkendara sporty roda belakang (RWD), dan ingin merasakan ekosistem teknologi kabin masa depan hasil kolaborasi dengan Huawei.
Pilihlah BYD Atto 3 jika: Anda mencari mobil listrik harian perkotaan yang pas ukurannya, menyukai desain interior yang unik dan tidak membosankan, serta menginginkan rasa aman lebih dari reputasi global baterai Blade dan jaringan purnajual (diler/servis) BYD yang saat ini sudah lebih mapan dan tersebar luas di Indonesia. (Ren)
