Viral! Keributan di Blok M: WN Brunei Tewas Dihantam Botol

Viral! Keributan di Blok M: WN Brunei Tewas Dihantam Botol

JAKARTA – Kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, digegerkan oleh aksi keributan sesama warga negara asing (WNA) yang berujung maut. Seorang pria asal Brunei Darussalam berinisial MHF (30) dilaporkan meninggal dunia setelah dihantam menggunakan botol beling oleh rekan senegaranya yang diduga merupakan seorang selebgram.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya peristiwa dugaan penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut.

“Benar telah terjadi peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Waspadai! Demi Mengejar Viral, Banyak Info Kesehatan Hanya Karangan

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa berdarah ini sebenarnya terjadi pada Rabu (6/5/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Kejadian bermula saat korban bersama seorang saksi sedang berada di lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, datang serombongan orang yang langsung bergabung dan berbincang dengan korban.

Namun, obrolan tersebut mendadak memanas. Berdasarkan rekaman video yang viral di media sosial, korban dan pelaku terlibat adu mulut yang cukup sengit.
Meskipun beberapa orang di sekitar lokasi sempat berupaya melerai dan menenangkan situasi, cekcok tetap tidak terhindarkan.

Puncaknya, pelaku nekat melayangkan hantaman botol beling ke arah korban. Pukulan telak tersebut membuat korban seketika terkapar di tempat kejadian.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Pesawat UFO di Madura, Begini Faktanya!

Korban Meninggal di Rumah Sakit

Usai kejadian, korban yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Namun, setelah bertahan selama sepuluh hari, korban MHF dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (16/5/2026).

Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif di balik keributan tersebut serta memproses hukum pelaku yang terlibat. Kasus ini juga menarik perhatian publik lantaran narasi yang beredar menyebutkan pelaku merupakan seorang figur publik atau selebgram asal Brunei Darussalam.(Ren)