Kol Naik, Penjual Eceran Makin Kesulitan?

Kol Naik, Penjual Eceran Makin Kesulitan?

BREBES — Harga sayur kol atau kubis di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Brebes merangkak naik dalam sepekan terakhir. Meski kenaikannya tidak sedrastis wilayah kota besar, perubahan ini mulai dikeluhkan oleh para penjual sayur eceran.

Berdasarkan pantauan di pasar lokal, harga kol yang dalam kondisi normal berada di kisaran Rp8.000 per kilogram, kini melonjak menjadi Rp10.000 per kilogram.

Pasokan Menipis Jadi Pemicu

Kenaikan harga sebesar Rp2.000 per kilogram ini ditengarai akibat berkurangnya pasokan dari daerah sentra penghasil sayur. Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir membuat hasil panen petani tidak seoptimal biasanya, sehingga stok yang masuk ke pasar tradisional Brebes menjadi terbatas.

Baca Juga: 

Tips Perawatan Sawi Putih Agar Krop Padat dan Putih Sempurna

Faktor Alam dan Produksi Picu Kenaikan Harga Cabai?

Imbas Bagi Pedagang Eceran

Bagi pedagang eceran, kenaikan ini langsung berdampak pada perputaran modal harian mereka.

“Kelihatannya cuma naik dua ribu rupiah, tapi buat kami penjual eceran itu sangat terasa. Kalau modalnya naik, otomatis untung bersih kami makin tipis karena tidak bisa langsung menaikkan harga ke konsumen seenaknya,” ungkap salah satu pedagang sayur di pasar Klampok, Rabu (3/6/2026).

Untuk menyiasati kondisi ini, sebagian pedagang terpaksa mengurangi volume pembelian dari agen guna menghindari risiko kerugian jika barang tidak habis terjual dalam sehari. Pedagang dan masyarakat berharap pasokan kembali normal agar harga bisa segera stabil di angka Rp8.000 per kilogram.(Ren)