BEM Bersatu Tolak Aksi Mahasiswa: Argumentasi Mereka Lemah!

BEM Bersatu Tolak Aksi Mahasiswa: Argumentasi Mereka Lemah!

JAKARTA, TANAMPANEN.COM – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam BEM Bersatu secara resmi menyatakan sikap menolak segala bentuk gerakan mahasiswa yang dianggap ditunggangi kepentingan politik praktis.

Dalam pernyataannya, mereka menegaskan bahwa gerakan mahasiswa harus tetap menjadi penyambung lidah rakyat, bukan alat bagi elite politik untuk meraih kekuasaan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, perwakilan BEM Bersatu menyampaikan bahwa sejumlah aksi demonstrasi mahasiswa belakangan ini mulai kehilangan arah perjuangan.

Baca Juga: Kritik BEM UI: Ekonomi Tumbuh Di atas Kertas, Rakyat Tercekik Harga Beras dan Pajak

Mereka menilai gerakan tersebut minim kajian ilmiah dan lemah dalam argumentasi, sehingga tidak lagi mencerminkan semangat kritis dan independen yang seharusnya menjadi ciri khas mahasiswa.

“Kami menolak gerakan mahasiswa yang hanya menjadi corong kepentingan politik praktis. Mahasiswa harus berpihak pada rakyat, bukan pada elite,” ujar salah satu juru bicara BEM Bersatu, Selasa (16/6/2026).

BEM Bersatu juga mempertanyakan skala prioritas isu-isu yang diangkat oleh kelompok mahasiswa lain. Menurut mereka, banyak isu yang disuarakan tidak melalui proses kajian mendalam, sehingga tuntutan yang muncul terkesan reaktif dan tidak berbasis data.

Mereka menegaskan bahwa perjuangan mahasiswa seharusnya berlandaskan analisis akademik dan moralitas publik, bukan sekadar mengikuti arus politik yang sedang populer.

Baca Juga: Aksi Demo BEM UI Bertajuk: Menuju Indonesia Bangkrut

Aliansi ini menyerukan agar seluruh organisasi mahasiswa di Indonesia kembali pada jalur perjuangan yang murni, dengan fokus pada isu-isu rakyat seperti pendidikan, kesejahteraan, dan transparansi kebijakan publik.

BEM Bersatu menegaskan bahwa independensi gerakan mahasiswa adalah harga mati yang tidak boleh dikompromikan.(Red)